Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 08 Juli 2026 | Tiga tim esports asal Indonesia, yakni RRQ Kazu, EVOS Divine, dan Team Vitality, siap membawa nama Tanah Air dalam ajang Esports World Cup (EWC) Free Fire 2026 yang akan berlangsung pada 15–18 Juli di Paris, Prancis.
Dalam keterangan tertulisnya, Garena Indonesia mengatakan ketiga tim tersebut akan bersaing dengan 21 tim elite lainnya dari berbagai negara untuk memperebutkan total hadiah sebesar 1 juta dolar AS.
Selain mengejar gelar juara, para wakil Indonesia juga mengemban misi mempertahankan dominasi Indonesia di panggung kompetisi Free Fire dunia.
Pada edisi sebelumnya, EWC Free Fire 2025 menjadi momentum bersejarah bagi Indonesia setelah tiga posisi teratas klasemen akhir berhasil dikuasai oleh tim Tanah Air.
EVOS Divine menjadi juara dunia, disusul RRQ Kazu di posisi kedua, sementara Bigetron by Vitality yang kini tampil dengan nama Team Vitality menempati peringkat ketiga.
Kembalinya ketiga tim tersebut pada EWC Free Fire 2026 membuka peluang bagi Indonesia untuk mempertahankan gelar sekaligus melanjutkan tren positif di kancah esports global.
Namun, persaingan tahun ini diperkirakan lebih berat karena jumlah peserta meningkat dari 18 tim pada edisi sebelumnya menjadi 24 tim.
Penambahan beberapa kawasan baru dalam ekosistem kompetitif Free Fire, seperti Amerika Serikat, Nepal, Afrika, dan India, membuat peta persaingan semakin terbuka.
Pada babak grup, EVOS Divine tergabung di Grup A bersama sejumlah tim seperti AG.AL dari Thailand, Aurora Gaming dari Myanmar, Buriram United Esports dari Thailand, serta LOUD dari Brasil.
Sementara itu, RRQ Kazu dan Team Vitality berada di Grup B bersama Al Ahli Esports dari Arab Saudi, Fluxo W7M dari Brasil, Team Secret dari Vietnam, serta S8UL Esports dari India.
Turnamen EWC Free Fire 2026 akan berlangsung dalam tiga tahapan, yakni Group Stage, Survival Stage, dan Grand Finals.
Qiddiya City juga mengumumkan ekspansi kerja sama dengan Esports World Cup 2026, membawa visi kota tersebut ke audiens global saat turnamen membuat debutnya di luar Arab Saudi.
Sebagai mitra pendiri Esports World Cup, Qiddiya City akan menjadi mitra hak penamaan salah satu tahap kompetisi acara.
Kerja sama ini juga mendukung kampanye merek global baru Qiddiya City, menampilkan ambisinya untuk menjadi rumah masa depan Esports World Cup.
Qiddiya City berencana membangun distrik esports yang akan mencakup empat arena khusus dengan kapasitas gabungan 73.000 kursi, fasilitas untuk hingga 25 tim esports, dan kantor pusat regional untuk lebih dari 30 perusahaan game.
Dengan persiapan yang matang dan kemampuan yang kuat, Indonesia siap untuk menghadapi tantangan di Esports World Cup 2026 dan membawa pulang gelar juara.
Kesimpulan, Esports World Cup 2026 akan menjadi ajang yang sangat kompetitif dan menarik, dengan tim-tim terbaik dari seluruh dunia bersaing untuk menjadi yang terbaik.











