Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 04 Juli 2026 | Pelatih Vincenzo Montella akan tetap memimpin tim nasional sepak bola Turchia, meskipun kegagalan mereka dalam Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil oleh presiden federasi sepak bola Turchia, Ibrahim Hacıosmanoğlu, yang menyatakan kepercayaannya pada Montella.
Montella telah memimpin Turchia sejak 2023 dan sebelum kegagalan di Piala Dunia, ia telah mencapai beberapa hasil positif, termasuk promosi ke Liga A Nations League. Namun, kegagalan di Piala Dunia 2026, di mana Turchia tersingkir di babak grup, memicu kritik dan tekanan pada Montella.
Presiden federasi sepak bola Turchia, Ibrahim Hacıosmanoğlu, membela keputusannya untuk mempertahankan Montella, dengan menyatakan bahwa pelatih tersebut telah melakukan pekerjaan yang baik dan bahwa kegagalan di Piala Dunia bukanlah hanya karena kesalahan Montella.
Selain itu, Montella juga akan terus bekerja sama dengan pemain-pemain Turchia, termasuk Hakan Çalhanoğlu, yang telah menjadi subjek spekulasi tentang pengaruhnya terhadap keputusan Montella. Hacıosmanoğlu menyangkal bahwa Çalhanoğlu memiliki pengaruh yang berlebihan terhadap Montella dan bahwa keputusan pelatih tersebut didasarkan pada penilaian objektif.
Tim nasional Turchia juga akan menerima hadiah berupa rumah-rumah yang akan dibangun di daerah Mandalay, sebagai bagian dari bonus yang diterima dari FIFA. Keputusan ini telah memicu kontroversi, dengan beberapa pihak yang menganggap bahwa hadiah tersebut tidak tepat, mengingat kegagalan tim di Piala Dunia.
Di sisi lain, Italia akan menghadapi Turchia di Nations League, yang akan dimulai pada September 2026. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan bagi Montella untuk membuktikan dirinya dan membawa Turchia kembali ke jalur yang benar.
Dalam beberapa hari terakhir, beberapa pelatih nasional lainnya telah meninggalkan posisi mereka setelah kegagalan di Piala Dunia, termasuk Hong Myung-bo dari Korea Selatan dan Koubek dari Republik Ceko. Namun, Montella tetap menjadi pelatih Turchia, setidaknya untuk saat ini.











