Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 04 Juli 2026 | Kontroversi yang melibatkan wasit Herb Dean kembali menjadi sorotan. Kali ini, mantan juara UFC Alex Pereira menuding Dean membiarkan sejumlah pukulan siku ilegal dalam pertarungannya melawan Ciryl Gane di UFC Freedom 250.
Pereira menilai beberapa pukulan yang dilepaskan Gane seharusnya dinyatakan ilegal. Ia menegaskan bahwa keputusan Dean telah mempengaruhi hasil pertarungan.
Sementara itu, legenda MMA sekaligus perancang Unified Rules of Mixed Martial Arts, Big John McCarthy, memberikan pembelaan terhadap Herb Dean. McCarthy menjelaskan bahwa sebagian besar pukulan tersebut masih berada dalam batas aturan yang berlaku.
McCarthy kemudian menjelaskan bagaimana aturan mengenai bagian belakang kepala sebenarnya ditetapkan. Ia menegaskan bahwa komisi dan kelompok yang berbeda memiliki peran dalam menentukan aturan tersebut.
Kontroversi ini diperparah oleh sejumlah keputusan lain yang dibuat Dean pada ajang Meta Apex di Las Vegas maupun di Baku. Bahkan, muncul petisi yang menyerukan agar Herb Dean dicopot dari tugasnya sebagai wasit.
Josh Hokit, petarung kelas berat UFC, juga menyerukan agar Tom Aspinall dicopot dari jabatannya sebagai juara dan meminta kesempatan untuk bertarung melawan Ciryl Gane di September.
Hokit menegaskan bahwa Aspinall telah kehilangan auranya sebagai petarung dan bahwa Ciryl Gane adalah juara yang sebenarnya. Ia juga menyerukan agar Alex Pereira diberikan kesempatan untuk merebut kembali gelarnya.
Kontroversi ini menimbulkan pertanyaan tentang integritas dan keadilan dalam dunia MMA. Apakah keputusan wasit dapat mempengaruhi hasil pertarungan? Apakah aturan yang berlaku cukup jelas dan konsisten?
Kesimpulan dari kontroversi ini adalah bahwa dunia MMA masih memiliki banyak pekerjaan untuk meningkatkan integritas dan keadilan dalam pertarungan. Keputusan wasit dan aturan yang berlaku harus lebih jelas dan konsisten untuk memastikan bahwa pertarungan berlangsung adil dan sportif.











