Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 01 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 memasuki babak yang semakin seru dengan Maroko berhasil mengalahkan Belanda pada babak 32 besar. Pertandingan yang berlangsung di Estadio Monterrey, Meksiko, berakhir dengan skor 3-2 lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Maroko menunjukkan mentalitas yang kuat dan tidak menyerah, terutama setelah sundulan Issa Diop di masa tambahan waktu memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Pelatih Belanda, Ronald Koeman, menjadi sorotan tajam karena mengubah skema pertahanannya, meninggalkan formasi empat bek tradisionalnya dan beralih ke formasi lima bek.
Koeman membela keputusannya tersebut, menyatakan bahwa ia akan melakukannya lagi jika harus menghadapi situasi serupa. Ia juga mengungkapkan bahwa ia akan merenungkan masa depannya sebagai pelatih Belanda setelah kekalahan ini.
Sementara itu, Maroko melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Kanada di Houston. Mereka menunjukkan tradisi unik dengan berdoa sebelum pertandingan dan melakukan sujud syukur setelah kemenangan. Ini merupakan tradisi yang sudah menjadi bagian dari identitas tim nasional Maroko dan telah menjadi sorotan global sejak Piala Dunia 2022 di Qatar.
Di lain pihak, Norwegia berhasil mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026. Erling Haaland membawa Norwegia menuju kemenangan dengan performa yang memukau.
Piala Dunia 2026 terus memanas dengan pertandingan-pertandingan seru yang mempertaruhkan ambisi setiap tim untuk meraih trofi bergengsi ini. Dengan Maroko yang melaju dan tradisi sujud syukur yang kembali terlihat, turnamen ini semakin menarik perhatian dunia.
Kesimpulan dari pertandingan ini adalah bahwa Maroko menunjukkan ketabahan dan mentalitas yang kuat untuk melaju di Piala Dunia 2026. Dengan tradisi unik mereka dan semangat untuk meraih kemenangan, mereka menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam turnamen ini.











