Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 30 Juni 2026 | Presiden FIFA, Gianni Infantino, menghadapi kritik karena menggunakan jet pribadi untuk menghadiri pertandingan Piala Dunia di Amerika Utara. Dalam waktu dua pekan, Infantino telah menghadiri 24 pertandingan, melakukan 27 penerbangan, dan menempuh jarak ribuan kilometer.
Hal ini bertentangan dengan komitmen FIFA terhadap isu lingkungan dan kemanusiaan, seperti yang dinyatakan dalam dokumen Strategi Keberlanjutan dan Hak Asasi Manusia Piala Dunia FIFA 2026. Dokumen tersebut menyatakan bahwa FIFA berkomitmen untuk mengambil peran dalam mengatasi isu-isu seperti perubahan iklim, hak asasi manusia, dan penyakit.
Infantino telah dikritik oleh aktivis lingkungan dan masyarakat karena menggunakan jet pribadi yang memiliki dampak besar terhadap lingkungan. Diperkirakan bahwa emisi karbon dari penerbangan jet pribadi Infantino setara dengan emisi karbon tahunan dari 78 orang.
Sementara itu, tim nasional Inggris sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi tim nasional DR Kongo di Atlanta, Georgia. Beberapa fans Inggris harus melakukan perjalanan panjang selama 15 jam untuk mencapai lokasi pertandingan.
Pertandingan Piala Dunia 2026 telah menarik perhatian banyak orang, dengan beberapa pertandingan yang sangat sengit dan menarik. Namun, isu lingkungan dan kemanusiaan tetap menjadi perhatian utama bagi FIFA dan seluruh komunitas sepak bola.
Dalam beberapa hari terakhir, Infantino juga telah dikritik karena penggunaan jet pribadi yang berlebihan. Ia telah melakukan beberapa penerbangan dalam satu hari, bahkan melakukan tiga penerbangan terpisah dalam satu hari.
Infantino telah menggunakan jet eksekutif milik Qatar Airways sebelum turnamen Piala Dunia 2026. Ia juga telah dilaporkan menggunakan pesawat Gulfstream G650ER selama turnamen ini.
Kritik terhadap Infantino dan FIFA tidak hanya datang dari aktivis lingkungan, tetapi juga dari masyarakat dan fans sepak bola. Banyak orang yang merasa bahwa Infantino dan FIFA tidak memiliki komitmen yang serius terhadap isu lingkungan dan kemanusiaan.
Sebagai presiden FIFA, Infantino harus mempertimbangkan dampak dari tindakannya terhadap lingkungan dan masyarakat. Ia harus memastikan bahwa FIFA memiliki komitmen yang serius terhadap isu lingkungan dan kemanusiaan, dan tidak hanya berbicara tentang hal itu.











