Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 27 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 memecahkan rekor sebagai gelaran dengan peserta terbanyak, mencapai 48 tim. Masing-masing tim juga memiliki keunikannya tersendiri, baik dari jersey, jajaran pemain, hingga gaya mereka. Tak cuma itu, ada pula beberapa tim mendominasi, bahkan disebut punya banyak uang hingga menyandang gelar termahal.
Lantas, mana saja tim termahal di Piala Dunia 2026? Jawabannya antara lain Brasil, Jerman, hingga Spanyol. Mereka merupakan beberapa tim yang paling tersohor di Piala Dunia 2026 dan berpotensi membawa pulang piala. Berapa valuasi nilai dari masing-masing tim tersebut? Prancis (1.76 miliar dolar Amerika), Inggris (1.58 miliar dolar Amerika), Spanyol (1.42 miliar dolar Amerika), Portugal (1.17 miliar dolar Amerika), Jerman (1.10 miliar dolar Amerika), dan Brasil (1.08 miliar dolar Amerika).
Sementara itu, dolar AS melemah pada Jumat, 26 Juni 2026, memperpanjang penurunan untuk sesi kedua berturut-turut setelah mencatatkan kenaikan selama enam hari yang membawanya ke level tertinggi sejak Mei 2025. Namun, ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang tinggi membuat mata uang ini tetap berada di jalur untuk kenaikan mingguan yang solid.
Indeks dolar AS, yang melacak nilai dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, turun 0,1 persen menjadi 101,32. Untuk minggu ini, indeks tersebut sekitar 0,5 persen lebih tinggi. Dinamika yang berubah dengan cepat dalam prospek kebijakan moneter membuat para pelaku pasar mata uang minggu ini telah fokus pada jalur kebijakan moneter di masa depan di tengah serangkaian sinyal yang bertentangan dari data ekonomi AS dan harga minyak.
Di sisi lain, harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta) setelah dolar Amerika Serikat (AS) melemah dan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) sedikit mereda usai rilis data inflasi. Meski demikian, logam mulia tersebut masih berada di jalur penurunan mingguan untuk pekan keempat berturut-turut.
Harga emas di pasar spot naik 1,2% menjadi US$ 4.073,78 per troy ounce. Sementara harga emas AS untuk pengiriman Agustus menguat 1,2% ke level US$ 4.096,30 per troy ounce. Penguatan harga emas didorong oleh pelemahan dolar AS dari level tertingginya setelah rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index, indikator inflasi yang menjadi acuan utama The Fed.
Data tersebut menunjukkan inflasi PCE AS naik 4,1% secara tahunan pada Mei, sesuai dengan perkiraan ekonom yang disurvei Reuters. Hasil ini membuat pelaku pasar sedikit mengurangi ekspektasi bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak bergerak secara acak. Bank Indonesia (BI) menjelaskan pergerakan rupiah ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran valuta asing di pasar yang dipengaruhi berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari perdagangan internasional, pembayaran utang luar negeri, arus investasi asing, hingga sentimen pelaku pasar global.
Elon Musk menargetkan pendapatan SpaceX tembus 1 triliun dolar AS pada 2031, yang berarti peningkatan lebih dari 50 kali lipat dibandingkan kondisi saat ini. Optimisme Musk didorong oleh potensi pasar senilai lebih dari 28 triliun dolar AS, mencakup bisnis satelit, internet global, dan infrastruktur kecerdasan buatan.
Kinerja SpaceX masih jauh dari target karena pertumbuhan tahunan sekitar 33 persen, sehingga perusahaan perlu mempercepat ekspansi agar proyeksi ambisius Musk dapat tercapai. Dengan demikian, pergerakan dolar AS dan harga emas memiliki dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek ekonomi, termasuk nilai tukar rupiah dan pendapatan perusahaan seperti SpaceX.
Kesimpulan, pergerakan dolar AS dan harga emas sangat mempengaruhi kondisi ekonomi global, termasuk nilai tukar rupiah dan pendapatan perusahaan. Oleh karena itu, penting untuk memantau pergerakan kedua indikator tersebut guna memahami tren ekonomi saat ini.









