Internasional

Pemerintah Guinea Ekuatorial Mundur, Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo Lakukan Perubahan

×

Pemerintah Guinea Ekuatorial Mundur, Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo Lakukan Perubahan

Share this article
Pemerintah Guinea Ekuatorial Mundur, Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo Lakukan Perubahan
Pemerintah Guinea Ekuatorial Mundur, Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo Lakukan Perubahan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 24 Juni 2026 | Pemerintah Guinea Ekuatorial telah mengundurkan diri setelah gagal memenuhi target kinerja yang ditetapkan. Pengunduran diri ini diumumkan oleh Wakil Presiden Teodoro Nguema Obiang Mangue, yang menyatakan bahwa capaian pemerintahan hanya mendekati 10 persen dari target.

Menurut Obiang, Perdana Menteri Manuel Osa Nsue Nsua telah mengajukan pengunduran diri seluruh anggota kabinet kepada Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo. Obiang menyatakan bahwa tingkat pelaksanaan program pemerintah jauh dari harapan dan komitmen yang telah disepakati.

Partai Demokratik Guinea Ekuatorial (PDGE) yang berkuasa menyatakan bahwa Presiden Teodoro Obiang tidak puas terhadap kinerja pemerintahan yang dibentuk pada 2024. Menurut partai, pemerintah sebelumnya dinilai mendorong praktik korupsi, menyalahgunakan sumber daya negara untuk kepentingan pribadi, serta gagal mempercepat pelaksanaan berbagai proyek pembangunan.

Presiden juga menilai kabinet tidak berhasil menjalankan kebijakan diversifikasi ekonomi, khususnya di sektor pertanian. Akibatnya, Guinea Ekuatorial masih bergantung pada impor untuk berbagai kebutuhan yang sebenarnya dapat diproduksi di dalam negeri.

Guinea Ekuatorial selama ini sangat bergantung pada sektor minyak dan gas sebagai sumber utama pendapatan negara dan ekspor. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, perekonomian negara itu mengalami perlambatan akibat menurunnya produksi dan permintaan minyak.

Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo telah memimpin Guinea Ekuatorial sejak 1979 dan merupakan salah satu pemimpin Afrika yang paling lama menjabat. Ia telah menghadapi berbagai tantangan, termasuk kritik atas hak asasi manusia dan korupsi.

Di Afrika, beberapa pemimpin lainnya juga telah menjabat dalam waktu lama, seperti Paul Biya di Kamerun yang telah memimpin sejak 1982. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang demokrasi dan hak asasi manusia di beberapa negara Afrika.

Kesimpulan, pengunduran diri pemerintah Guinea Ekuatorial menunjukkan bahwa Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo masih memiliki pengaruh besar dalam politik negara tersebut. Namun, hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang masa depan demokrasi dan hak asasi manusia di Guinea Ekuatorial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *