Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 Juni 2026 | Pertandingan antara Scotland dan Morocco di Piala Dunia 2026 berakhir dengan kekalahan bagi Scotland. Mereka kalah 1-0 dari lawannya, dan kekecewaan itu semakin dalam dengan beberapa keputusan wasit yang dirasa tidak adil. Pelatih Scotland, Steve Clarke, mengaku bahwa timnya kurang beruntung dalam beberapa situasi yang bisa berujung pada penganugerahan penalti.
Scotland memiliki beberapa kesempatan untuk memperoleh penalti, terutama ketika John McGinn dan Scott McTominay jatuh di dalam kotak penalti lawan. Namun, wasit Ilgiz Tantashev tidak mengabulkan klaim mereka. Clarke menyatakan bahwa beberapa keputusan wasit itu ’50/50′ dan bahwa lawan mereka, Morocco, ‘mungkin lolos dari satu situasi yang seharusnya bisa berujung pada penalti’.
Kekecewaan Scotland bukan hanya karena keputusan wasit, tetapi juga karena mereka tidak bisa mencetak gol meskipun memiliki beberapa kesempatan. Che Adams, yang bermain sebagai penyerang tunggal, tidak bisa memberikan dampak yang signifikan pada pertandingan. Sementara itu, Morocco berhasil mencetak gol pada menit kedua pertandingan melalui Ismail Saibari.
Hasil ini membuat harapan Scotland untuk melaju ke babak knockout Piala Dunia 2026 semakin tipis. Mereka harus menghadapi Brazil di pertandingan berikutnya, dan sebuah kemenangan atas tim yang kuat itu akan sangat penting untuk mempertahankan harapan mereka.
Di luar lapangan, ada spekulasi tentang masa depan Che Adams. Klub Inggris, Wolves, dilaporkan tertarik untuk membawa kembali Adams, yang saat ini bermain untuk Torino. Namun, hal ini belum dikonfirmasi, dan Adams sendiri belum mengeluakan pernyataan tentang masa depannya.
Dalam kesimpulan, kekalahan Scotland dari Morocco di Piala Dunia 2026 adalah kekecewaan besar bagi tim dan pendukungnya. Dengan beberapa keputusan wasit yang kontroversial dan ketidakmampuan mencetak gol, Scotland harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan berat di pertandingan berikutnya melawan Brazil.











