Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 Juni 2026 | Di dunia sepak bola, naturalisasi pemain telah menjadi fenomena yang semakin umum. Banyak negara yang memanfaatkan regulasi naturalisasi untuk memperkuat tim nasional mereka. Salah satu contoh yang menarik adalah Dejan Stankovic, pemain yang telah membela tiga negara berbeda di tiga Piala Dunia. Stankovic telah merasakan membela Yugoslavia, Serbia & Montenegro, dan Serbia di ajang Piala Dunia.
Kisah Stankovic ini menjadi unik karena perubahan status kewarganegaraannya disebabkan oleh faktor politik. Runtuhnya negara Federasi Republik (FR) Yugoslavia pada periode tahun 1991 hingga 2003 membuat Stankovic harus beradaptasi dengan situasi baru. Pada Piala Dunia 1998, Stankovic membela Timnas Yugoslavia, kemudian pada Piala Dunia 2006, dia membela Serbia & Montenegro, dan setelah itu, dia membela Serbia.
Di sisi lain, naturalisasi pemain juga menjadi topik hangat di kalangan tim nasional Asia Tenggara. Timnas Indonesia, misalnya, sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi ASEAN Cup 2026. Pelatih John Herdman telah menentukan jadwal training camp untuk timnas Indonesia, dan mereka berencana untuk menggunakan pemain berbasis dalam negeri. Namun, ada juga kemungkinan bahwa timnas Indonesia akan memperkuat skuad mereka dengan pemain naturalisasi.
Salah satu contoh pemain naturalisasi yang berpotensi memperkuat timnas Indonesia adalah Laurin Ulrich, Demiane Agustien, dan Julian Oerip. Ketiga pemain ini memiliki hubungan darah dengan Indonesia dan berpotensi untuk dinaturalisasi menjadi WNI. Mereka berasal dari Belanda dan Jerman, dan memiliki performa yang cukup baik di kompetisi domestik.
Timnas Vietnam juga sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi Piala AFF 2026. Mereka telah melakukan transformasi signifikan di bawah pelatih Kim Sang-sik, dengan mengandalkan kelincahan teknik dan postur fisik pemain. Skuad Vietnam kini memiliki rata-rata tinggi badan yang cukup ideal, dengan 15 pemain yang memiliki tinggi badan mencapai 1,80 meter ke atas.
Sementara itu, timnas Malaysia sedang menghadapi masalah kehilangan pelatih dan staf kunci. Pelatih Peter Cklamovski dan pelatih tim U-23, Nafuzi Zain, telah mengundurkan diri, dan ini membuat persiapan timnas Malaysia terganggu. Kepergian Cklamovski diduga terkait dengan skandal pemain naturalisasi, dan ini menjadi tantangan bagi timnas Malaysia untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen regional.
Dalam kesimpulan, naturalisasi pemain sepak bola telah menjadi fenomena yang semakin umum di dunia sepak bola. Banyak negara yang memanfaatkan regulasi naturalisasi untuk memperkuat tim nasional mereka. Namun, naturalisasi juga memiliki tantangan dan kontroversi, terutama jika terkait dengan skandal pemain naturalisasi. Oleh karena itu, penting untuk memahami regulasi naturalisasi dan implikasinya bagi tim nasional dan pemain sepak bola.











