Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 April 2026 | Pada Minggu (19/20) April 2026, Sporting de Braga berhasil menyamakan kedudukan melawan Famalicão dengan skor akhir 2-2 dalam laga ke-30 Liga Portugal Betclic. Pertandingan yang berlangsung di Estádio Municipal de Braga ini menyuguhkan serangkaian gol spektakuler, pergantian mendadak, hingga gol penalti dramatis di menit tambahan yang menandai akhir pertandingan.
Braga memulai aksi dengan sangat agresif. Hanya dua menit setelah peluit pertama dibunyikan, penyerang asal Spanyol, Fran Navarro, menemukan ruang di kotak penalti dan mengeksekusi tembakan yang tak dapat digagalkan kiper Famalicão. Gol awal tersebut memberi Braga keunggulan 1-0 dan menegaskan ambisi mereka untuk kembali ke zona tempat lolos ke kompetisi Eropa.
Namun, Famalicão tidak tinggal diam. Pada menit ke-40, gelandang tengah Gil Dias berhasil memanfaatkan umpan silang dan menembakkan bola ke sudut gawang Braga, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini menambah tekanan pada tim tuan rumah yang harus mempertahankan konsistensi serangan mereka.
Setelah jeda istirahat, kedua tim kembali menampilkan pola permainan ofensif. Pada menit ke-65, Rafa Soares, pemain sayap Famalicão, menembus pertahanan Braga dan menyiapkan tembakan keras yang melesat ke sudut atas gawang, mengantarkan gol ketiga bagi Famalicão dan membawa mereka memimpin 2-1. Gol ini menimbulkan kegelisahan di bangku Braga, terutama mengingat mereka baru saja mengamankan tiket ke semifinal Liga Europa.
Menjelang akhir pertandingan, Braga menekan kembali. Pada tambahan waktu 90+9 menit, Ricardo Horta, kapten Braga, diberikan tendangan penalti setelah wasit memutus pelanggaran di dalam kotak penalti. Horta mengeksekusi penalti dengan tenang, menempatkan bola tepat ke sudut kanan bawah, mengembalikan kedudukan menjadi imbang 2-2. Gol penalti di menit terakhir ini tidak hanya menyelamatkan satu poin penting bagi Braga, tetapi juga menghalangi upaya Famalicão mendekati jarak poin pertama.
Dengan hasil imbang ini, Braga menambah angka 53 poin dan tetap berada di posisi keempat klasemen, dengan selisih satu pertandingan yang belum dimainkan. Posisi tersebut masih menjanjikan tiket ke kompetisi Eropa, asalkan mereka mampu mempertahankan performa serupa pada sisa musim. Sementara itu, Famalicão beralih dengan 48 poin, menempati peringkat kelima, hanya dua poin di atas Gil Vicente yang berada di posisi keenam. Kedua tim kini berada dalam persaingan ketat untuk mengamankan tempat di zona Eropa.
Pelatih Braga, Carlos Vicens, menyampaikan kepuasannya atas kemampuan tim untuk bangkit di menit-menit akhir meski harus menelan gol kebobolan. “Kami harus belajar dari kekurangan di babak pertama, namun karakter tim terbukti kuat ketika kami berada di bawah tekanan,” ungkapnya. Sementara itu, pelatih Famalicão, Hugo Oliveira, menilai hasil imbang sebagai titik balik yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki konsistensi pertahanan. “Kami menyesal tidak mampu menahan serangan akhir, tapi kami tetap optimis untuk pertandingan berikutnya,” katanya.
Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola hampir seimbang, dengan Braga menguasai 48% dan Famalicão 52%. Kedua tim mencatat total tembakan 14 kali, dengan 6 tembakan tepat sasaran masing-masing. Pertandingan ini juga menandai penampilan impresif Horta, yang kini menambah jumlah golnya untuk musim ini menjadi 12 kali.
Ke depannya, Braga harus memanfaatkan keunggulan satu pertandingan yang belum dimainkan untuk menutup celah poin dengan tim-tim di atasnya. Sementara Famalicão harus berusaha menambah tiga poin pada laga berikutnya untuk mengamankan posisi kelima dan tetap berada dalam percaturan Eropa.
Secara keseluruhan, drama Braga vs Famalicão memperlihatkan betapa kompetitifnya Liga Portugal pada fase akhir musim. Kedua tim menunjukkan kualitas menyerang yang tinggi, namun juga menyoroti kebutuhan perbaikan di lini pertahanan untuk memastikan mereka tidak kehilangan poin krusial di pertandingan-pertandingan penting mendatang.











