Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Juni 2026 | Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melakukan kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam membangun IKN di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, sebagai pusat pertumbuhan baru di Indonesia.
Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto menyatakan bahwa IKN membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk menyiapkan talenta masa depan dan menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.
Otorita IKN memperkuat kolaborasi dengan empat perguruan tinggi, yaitu Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), untuk mendukung pembangunan IKN sebagai pusat pertumbuhan baru Indonesia.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi perguruan tinggi, khususnya fakultas-fakultas teknik dan bidang ilmu lainnya, untuk terlibat langsung dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia.
Selain itu, Otorita IKN juga ingin warga sekitar menjadi bagian dari transformasi IKN, dengan penguatan kapasitas SDM lokal sebagai fokus bersama berbagai mitra, termasuk perguruan tinggi.
Di lain pihak, kreator konten Dian Rana yang sempat dikenal sebagai dokumentator independen pembangunan IKN, memutuskan untuk berhenti dari profesinya dan beralih menjadi pengemudi ojek online di Balikpapan.
Dian mengaku bahwa penurunan pendapatan dari platform YouTube membuatnya memutuskan untuk beralih profesi, namun dia masih memiliki harapan untuk konten-konten tentang IKN ke depannya.
Sebanyak 555 PNS angkatan pertama Otorita IKN juga telah dilantik, dengan harapan mereka dapat menjadi bagian dari identitas dan semangat yang dibangun lembaga tersebut.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa para pegawai yang dilantik tidak boleh memandang diri hanya sebagai pegawai yang bekerja di Otorita IKN, melainkan sebagai bagian dari identitas dan semangat yang dibangun lembaga tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Basuki juga menekankan pentingnya empat karakter utama sebagai insan Otorita IKN, yaitu kuat karena memiliki kompetensi, keberanian yang lahir dari integritas, kemampuan untuk bekerja sama, dan kemampuan untuk berinovasi.
Dengan demikian, diharapkan IKN dapat menjadi pusat pertumbuhan baru yang tidak hanya membangun gedung-gedung, tetapi juga membangun kehidupan masyarakat yang akan terus berkembang.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa pembangunan IKN memerlukan kolaborasi dan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah, untuk menciptakan pusat pertumbuhan baru yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.











