Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Juni 2026 | Manchester City, Manchester United, dan Chelsea telah kehilangan kesempatan untuk merekrut Aleksey Batrakov, karena Paris Saint-Germain telah memimpin perlombaan perebutan pemain muda Rusia tersebut. Ketiga tim Premier League tersebut telah lama memantau Batrakov, namun regulasi ketat tentang transfer dari klub Rusia telah membuat mereka kesulitan untuk membelinya.
Regulasi tersebut disebabkan oleh konflik Ukraina, yang membuat klub Premier League tidak dapat melakukan pembayaran langsung kepada klub Rusia. Hal ini telah dibuktikan oleh kasus Nikola Vlasic yang melibatkan West Ham, di mana pembayaran biaya transfer yang tertunggak dinyatakan tidak mungkin dilakukan di bawah hukum Inggris.
Sementara itu, PSG telah memanfaatkan kesempatan ini dan telah melakukan negosiasi dengan Lokomotiv Moscow, klub yang mempunyai Batrakov. Sporting advisor PSG, Luis Campos, telah memimpin upaya perekrutan pemain muda Rusia tersebut, yang dianggap sebagai salah satu talenta terbaik di dunia.
PSG telah memiliki pengalaman sukses dalam merekrut pemain dari liga Rusia, seperti Matvey Safonov yang mereka beli dari Krasnodar pada 2024. Safonov telah menjadi bagian dari tim yang memenangkan Liga Champions melawan Arsenal, membuktikan bahwa merekrut pemain dari liga Rusia dapat memberikan hasil yang signifikan di level tertinggi.
Aleksey Batrakov sendiri memiliki statistik yang mengesankan, dengan 33 gol dan 22 assist dalam 79 penampilan untuk Lokomotiv Moscow. Ia dapat bermain sebagai gelandang ofensif atau di sepanjang garis depan, membuatnya menjadi target yang ideal untuk sistem taktis Luis Enrique.
Dengan demikian, PSG telah memimpin perlombaan perebutan Aleksey Batrakov, sementara Manchester City, Manchester United, dan Chelsea harus menerima kenyataan bahwa mereka telah ketinggalan dalam merekrut pemain muda Rusia tersebut.











