Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 05 Juni 2026 | Chelsea FC telah kehilangan salah satu legenda terbesarnya, Bobby Tambling, yang meninggal dunia pada usia 84 tahun. Tambling merupakan pemain yang sangat berpengaruh dalam sejarah klub, terutama karena rekor golnya yang bertahan selama 45 tahun sebelum akhirnya dipecah oleh Frank Lampard pada tahun 2013.
Tambling memulai karirnya di Chelsea pada tahun 1959 dan langsung mencetak gol pada debutnya melawan West Ham. Ia kemudian menjadi pemain kunci dalam tim dan membantu Chelsea memenangkan Piala Liga pada tahun 1965. Selain itu, Tambling juga mencetak lima gol dalam satu pertandingan melawan Aston Villa pada tahun 1966, yang masih menjadi rekor klub hingga saat ini.
Tambling tidak hanya berpengaruh di Chelsea, tetapi juga di tim nasional Inggris. Ia tampil tiga kali untuk tim nasional dan mencetak satu gol melawan Prancis. Setelah pensiun dari sepak bola, Tambling tetap terlibat dalam dunia sepak bola dan menjadi manajer di beberapa klub, termasuk Cork Celtic.
Frank Lampard, yang memecahkan rekor Tambling, telah mengungkapkan rasa hormatnya kepada Tambling dan menyebutnya sebagai ‘gentleman sepak bola’. Lampard juga pernah menulis kata pengantar untuk autobiografi Tambling, di mana ia menyebut Tambling sebagai ‘ambassador’ Chelsea yang sejati.
Kematian Tambling telah menyebabkan kesedihan di kalangan penggemar Chelsea dan dunia sepak bola secara umum. Ia akan selalu diingat sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah Chelsea dan sebagai inspirasi bagi generasi pemain sepak bola masa depan.
Sementara itu, di lain berita, Coventry City sedang mencari pemain baru untuk memperkuat tim mereka. Mereka telah terhubung dengan beberapa pemain, termasuk Taylor Harwood-Bellis dari Southampton. Namun, penggemar Coventry City tidak terlalu antusias dengan kemungkinan kedatangan Harwood-Bellis karena perilakunya yang kontroversial di masa lalu.
Di lain pihak, Fulham sedang mencari manajer baru setelah Marco Silva memutuskan untuk meninggalkan klub. Mereka telah menghubungi beberapa kandidat, termasuk Arne Slot, Ruben Amorim, dan Thomas Frank. Fulham berharap dapat menemukan manajer yang tepat untuk memimpin tim mereka di musim mendatang.











