Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 31 Mei 2026 | Delapan klub Indonesia sedang disanksi oleh FIFA terkait larangan transfer pemain. Dua di antaranya adalah PSM Makassar dan Persib Bandung, yang berstatus tim Super League. Sanksi ini berlaku karena keduanya belum menyelesaikan sengketa dengan pemain mereka masing-masing. PSM Makassar disanksi karena menunggak gaji mantan pemainnya, sementara Persib Bandung disanksi karena sengketa kontrak dengan pemain asingnya, Daisuke Sato.
Persib Bandung telah mengeluarkan pernyataan resminya terkait sanksi ini. Mereka menyatakan bahwa sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, mereka senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Daisuke Sato, pemain yang menjadi penyebab sanksi bagi Persib Bandung, juga telah memberikan pernyataannya. Ia menjelaskan bahwa permasalahan ini bukanlah hasil dari laporan baru atau tindakan terbaru dari pihaknya, melainkan sengketa kontrak lama yang bermula setelah kontraknya dengan Persib berakhir paruh musim 2023/2024.
PSM Makassar sendiri baru saja bermain imbang dengan Bali United pada leg pertama kualifikasi playoff Liga Champions Asia (LCA) dengan skor 1-1. Meskipun sedang disanksi, PSM Makassar tetap menunjukkan permainan yang baik dan berani di hadapan suporter Bali United.
Sanksi ini tentunya akan berdampak pada kedua tim, terutama dalam hal transfer pemain baru. Mereka harus berusaha menyelesaikan sengketa mereka secepat mungkin agar dapat kembali melakukan transfer pemain baru.
Kedua tim harus segera menyelesaikan permasalahan ini agar dapat fokus pada pertandingan mereka. Dengan demikian, mereka dapat kembali bersaing di lapangan dengan lebih baik dan meningkatkan prestasi mereka.











