Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 April 2026 | Gary Lineker, mantan kapten Tim Nasional Inggris dan wajah ikonik program “Match of the Day”, akhirnya kembali bersatu dengan adik tirinya, Wayne Lineker, setelah lebih dari 17 tahun tidak berkomunikasi. Rekonsiliasi yang terjadi pada akhir 2025 ini menjadi sorotan media, mengingat latar belakang perselisihan yang panjang dan perbedaan karier yang mencolok antara dua bersaudara.
Perseteruan keduanya bermula pada pertengahan 2008, ketika Gary memulai hubungan dengan aktris Danielle Bux. Wayne mengaku bahwa kehadiran Danielle pada liburan keluarga di Ibiza menciptakan ketegangan yang tak terelakkan, bahkan mengakibatkan Gary melewatkan pernikahannya sendiri pada tahun 2009. Sejak saat itu, kedua bersaudara hampir tidak pernah berinteraksi, hanya menyentuh lewat telepon singkat pada ulang tahun Gary yang ke-50, durasinya kurang dari satu menit.
Karier Wayne, meskipun tidak sekilau ayahnya di lapangan hijau, berhasil menapaki jalur yang berbeda. Ia menjadi pengusaha klub malam terkemuka di destinasi wisata Spanyol seperti Magaluf dan Ibiza, mendirikan merek “Lineker’s” yang ternyata mendapat dukungan penuh dari Gary pada masa-masa awal usaha. Wayne sering menyebut dirinya sebagai “Jack The Lad” yang energik, berbanding terbalik dengan karakter ayahnya yang lebih tenang dan terukur.
Hubungan yang sempat terputus itu kembali terjalin ketika putri Wayne menikah, dan secara kebetulan anak saudara Gary, keponakan mereka, juga melangsungkan pernikahan pada waktu yang bersamaan. Kedua acara tersebut menjadi titik temu yang memaksa kedua pihak untuk mengatasi perbedaan lama demi menjaga keharmonisan keluarga.
Dalam sebuah episode podcast UNTAPPED bersama Spencer Matthews, Wayne membuka diri mengenai dinamika tumbuh besar di bawah bayang-bayang kakak yang terkenal. Ia menuturkan, “Saya dulu hanya dikenal sebagai adik Gary, tapi sekarang saya telah membangun reputasi sendiri. Kami memang berbeda, seperti kapur dan keju, namun nama yang sama tetap menjadi jembatan.” Pernyataan itu menegaskan bahwa meski jalan hidup mereka berlawanan, rasa hormat dan kebanggaan keluarga tetap terjaga.
Di sisi lain, Gary Lineker tidak hanya sibuk dengan urusan keluarga. Pada awal 2026, ia mengeluarkan daftar lima pemain sepak bola terbesar sepanjang masa, menempatkan Cristiano Ronaldo pada peringkat kelima. Daftar tersebut menimbulkan perdebatan sengit di kalangan penggemar, terutama karena Ronaldo kemudian meng-unfollow Gary di media sosial setelah Gary menilai Lionel Messi lebih unggul dalam urutan tersebut. Insiden ini menambah warna pada profil publik Gary, yang kini dikenal tidak hanya sebagai presenter, tetapi juga sebagai komentator berani dalam debat sepak bola global.
Penggemar sepak bola menanggapi keputusan ranking Gary dengan beragam reaksi. Sebagian memuji keberaniannya menyusun daftar yang tidak konvensional, sementara yang lain menilai bahwa menempatkan Ronaldo di posisi kelima terlalu rendah mengingat prestasinya yang luar biasa. Kontroversi ini mempertegas posisi Gary sebagai figur publik yang tidak takut mengekspresikan pendapat pribadi, meski berisiko menyinggung bintang-bintang besar.
Sementara perseteruan pribadi dengan adiknya akhirnya menemukan jalan damai, Gary juga harus menghadapi tekanan dari institusi tempat ia bekerja. BBC, jaringan penyiaran yang selama ini menjadi rumah bagi “Match of the Day”, tengah berada di tengah skandal internal yang menimbulkan pertanyaan tentang masa depan Gary sebagai presenter utama. Meski demikian, ia tetap melanjutkan kariernya dengan tetap fokus pada analisis pertandingan dan kontribusi pada dunia sepak bola.
Kesimpulannya, perjalanan Gary Lineker selama dua dekade terakhir mencerminkan kombinasi antara keberhasilan profesional, dinamika keluarga yang rumit, dan peran publik yang kontroversial. Rekonsiliasi dengan Wayne menandai babak baru dalam hubungan keluarga, sementara ranking pemain terbaik mengukuhkan posisinya sebagai suara berpengaruh dalam diskursus sepak bola internasional. Kedepannya, publik tentu menantikan bagaimana Gary akan menyeimbangkan antara peran sebagai ayah, presenter, dan kritikus olahraga yang tak kenal takut.











