Bencana Alam

Gempa Bumi Mengguncang Indonesia: Berbagai Lokasi Terkena Dampak

×

Gempa Bumi Mengguncang Indonesia: Berbagai Lokasi Terkena Dampak

Share this article
Gempa Bumi Mengguncang Indonesia: Berbagai Lokasi Terkena Dampak
Gempa Bumi Mengguncang Indonesia: Berbagai Lokasi Terkena Dampak

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 30 Mei 2026 | Indonesia sebagai negara yang terletak di jalur Cincin Api Pasifik dan pertemuan lempeng tektonik aktif, sering mengalami aktivitas gempa bumi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara aktif memantau dan menyediakan data mengenai setiap kejadian gempa, mulai dari magnitudo, kedalaman, hingga lokasi episenter.

Beberapa kejadian gempa terbaru di Indonesia menunjukkan variasi lokasi dan kekuatan, namun semuanya dipicu oleh aktivitas tektonik di bawah permukaan bumi. Pada bulan Mei 2026, beberapa daerah di Indonesia mengalami gempa bumi, termasuk Muna, Sulawesi Tenggara, dan Gayo Lues, Aceh, dengan magnitudo bervariasi.

Di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, terjadi tiga gempa bumi dangkal berkekuatan 3,1 hingga 3,7 magnitudo dalam waktu dan lokasi yang saling berdekatan. Kepala Stasiun Geofisika Mataram Sumawan menyatakan bahwa ada dua sesar yang berdekatan dengan lokasi gempa, yakni Sesar Selat Lombok dan Sesar Batu Jae.

Rangkaian gempa pertama terjadi pada pukul 04.03 WITA dengan kekuatan 3,7 magnitudo dan kedalaman 11 kilometer. Pusat gempa berada pada koordinat 8,53 derajat lintang selatan dan 116,08 derajat bujur timur atau sekitar 18 kilometer sebelah utara Kabupaten Lombok Barat.

Gempa tersebut masuk kategori gempa bumi dangkal yang terjadi akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut. Guncangan gempa terasa hingga ke Lombok Utara, Mataram, dan Lombok Tengah dengan skala III hingga II MMI.

BMKG mencatat ada satu kali aktivitas gempa bumi susulan yang terjadi di daerah tersebut hingga pukul 06.42 WITA. Aktivitas gempa kembali muncul pada pukul 07.20 WITA dengan kekuatan mencapai 3,2 magnitudo.

Pusat gempa berada pada titik koordinat 8,53 derajat lintang selatan dan 116,08 derajat bujur timur atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 18 kilometer sebelah utara Kabupaten Lombok Barat. Guncangan yang terjadi akibat aktivitas sesar aktif di darat tersebut tergolong gempa dangkal dengan kedalaman 10 kilometer.

Getaran gempa dirasakan oleh warga di Kabupaten Lombok Barat dengan skala III MMI dan juga dirasakan warga Mataram serta Lombok Tengah dengan skala II MMI. Hasil monitoring BMKG menunjukkan ada satu aktivitas gempa bumi susulan di lokasi yang sama.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram Sumawan mengimbau masyarakat untuk selalu tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Ia meminta masyarakat untuk terus berlatih langkah praktis untuk mengantisipasi bahaya gempa bumi.

Dalam beberapa minggu terakhir, Indonesia telah mengalami beberapa gempa bumi yang cukup signifikan, termasuk gempa magnitudo 5,3 yang mengguncang Bengkulu Selatan pada Sabtu, 23 Mei 2026. Gempa tersebut terjadi pada pukul 19:40 WIB dengan pusat gempa di laut sekitar 44 kilometer arah barat daya dari Kabupaten Bengkulu Selatan, pada kedalaman dangkal 15 kilometer.

BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Namun, gempa tersebut masih dapat menyebabkan kerusakan bangunan dan infrastruktur, terutama jika bangunan tersebut tidak dirancang untuk tahan gempa.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan siap menghadapi gempa bumi. Masyarakat harus memahami cara-cara untuk mengantisipasi dan menghadapi gempa bumi, seperti berlindung di bawah meja atau di tempat yang aman, menjauhi benda-benda yang dapat jatuh, dan tidak panik.

Dalam menghadapi gempa bumi, penting bagi masyarakat untuk selalu tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Masyarakat harus terus berlatih langkah praktis untuk mengantisipasi bahaya gempa bumi dan selalu siap untuk menghadapi gempa bumi yang dapat terjadi kapan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *