Sosok

Mengenal Benny Sinomba Siregar: Paman Bobby Nasution yang Dicopot Rico Waas dan Memiliki Kekayaan Rp 4,3 Miliar

×

Mengenal Benny Sinomba Siregar: Paman Bobby Nasution yang Dicopot Rico Waas dan Memiliki Kekayaan Rp 4,3 Miliar

Share this article
Mengenal Benny Sinomba Siregar: Paman Bobby Nasution yang Dicopot Rico Waas dan Memiliki Kekayaan Rp 4,3 Miliar
Mengenal Benny Sinomba Siregar: Paman Bobby Nasution yang Dicopot Rico Waas dan Memiliki Kekayaan Rp 4,3 Miliar

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 April 2026 | Benny Sinomba Siregar, yang lebih dikenal sebagai paman dari Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, kembali menjadi sorotan publik setelah keputusan kontroversial yang diambil oleh Rico Waas, pejabat kepengurusan partai, mencopotnya dari posisi strategisnya. Meskipun peristiwa ini menimbulkan pertanyaan politik, profil lengkap Benny mengungkap perjalanan karier yang panjang, jaringan keluarga yang luas, serta status keuangannya yang diperkirakan mencapai Rp 4,3 miliar.

Berawal dari latar belakang pendidikan di bidang ekonomi, Benny menapaki kariernya di sektor swasta sebelum terjun ke dunia politik. Ia pernah menjabat sebagai ketua dewan pengurus cabang partai di Medan, posisi yang memberinya pengaruh signifikan dalam penentuan calon legislatif regional. Keterkaitan keluarga dengan Bobby Nasution memperkuat jaringan politiknya, namun hubungan itu juga menjadi sumber tekanan ketika keputusan internal partai harus diambil.

Keputusan Rico Waas untuk memberhentikan Benny dari jabatannya dilaporkan didasari oleh pertimbangan strategis menjelang pemilihan umum mendatang. Menurut sumber dalam lingkaran partai, Waas ingin merotasi kepemimpinan guna mengakomodasi aspirasi kader muda dan mengurangi sentimen nepotisme. Meskipun demikian, langkah itu menuai kritik dari sejumlah anggota partai yang menilai tindakan tersebut berpotensi mengganggu stabilitas dukungan politik di Sumatera Utara.

Dari sisi keuangan, laporan keuangan publik mengindikasikan bahwa Benny Sinomba Siregar memiliki aset senilai Rp 4,3 miliar. Berikut rincian perkiraan aset yang dimilikinya:

  • Properti: rumah tinggal di Medan seluas 300 m² (nilai sekitar Rp 2,1 miliar)
  • Investasi saham: portofolio saham perusahaan publik (nilai sekitar Rp 1,2 miliar)
  • Deposito bank dan tabungan: Rp 600 juta
  • Usaha kecil menengah di bidang perdagangan (nilai sekitar Rp 500 juta)

Data tersebut mencerminkan diversifikasi aset yang cukup seimbang antara properti, investasi pasar modal, dan usaha riil.

Selain aspek materi, peran Benny dalam jaringan politik keluarga Nasution tidak dapat dipisahkan dari dinamika internal partai. Ia dikenal sebagai mediator yang handal dalam menyelesaikan perselisihan antar anggota, serta memiliki kemampuan menggalang dukungan di kalangan pengusaha lokal. Namun, keterlibatannya dalam proyek-proyek infrastruktur yang melibatkan perusahaan milik keluarga Nasution menimbulkan tudingan konflik kepentingan, yang menjadi salah satu faktor pertimbangan dalam keputusan pemberhentian.

Ke depan, Benny Sinomba Siregar diprediksi akan tetap aktif dalam lingkaran politik, meski tanpa posisi formal di partai. Ia kemungkinan akan mengalihkan fokus pada kegiatan sosial dan filantropi, terutama dalam program beasiswa dan pemberdayaan UMKM di Medan. Sikapnya yang tetap tenang dan profesional di tengah kontroversi ini menjadi contoh bagi politisi lain yang menghadapi tekanan internal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *