Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 April 2026 | Di laga lanjutan Serie B 2025/26 pada 18 April 2026, Monza berhasil menumpas Sampdoria dengan skor 0-3 di stadion Luigi Ferraris. Pertandingan yang menjadi sorotan tidak hanya karena hasilnya, melainkan juga karena tercatat rekor kehadiran penonton yang menyaingi suasana Liga Champions.
Monza membuka serangan sejak menit ke-5 ketika Patrick Cutrone, mantan pemain Milan, memanfaatkan umpan silang untuk menegaskan keunggulan lewat sundulan kepala di atas Delli Carri. Hanya delapan menit kemudian, Giuseppe Caso menambah keunggulan dengan tembakan kuat dari dalam kotak penalti, menegaskan dominasi tim asuhan Paolo Bianco.
Sepanjang babak pertama, Sampdoria tampak kebingungan. Beberapa peluang yang diciptakan oleh Lorenzo Birindelli dan Matteo Brunori tidak berhasil mengancam gawang Thiam. Pelatih Attilio Lombardo melakukan pergantian lebih awal dengan memasukkan Carboni menggantikan Lucchesi yang sudah mendapat peringatan pertama.
Babak kedua menyaksikan Monza masih menguasai tempo. Pada menit ke-85, Andrea Petagna menutup skor dengan tembakan keras yang tidak dapat ditolak oleh kiper Doriano. Gol ini mempertegas kemenangan 3-0 dan menempatkan Monza di puncak klasemen bersama Venezia, masing‑masing mengumpulkan 72 poin.
Berikut rangkaian gol dan kronologi penting dalam bentuk tabel:
| Menit | Pencetak Gol | Tim |
|---|---|---|
| 5′ | Patrick Cutrone | Monza |
| 13′ | Giuseppe Caso | Monza |
| 85′ | Andrea Petagna | Monza |
Selain tiga gol, pertandingan ini juga dipenuhi kontroversi. Pada menit ke-29, pemain Sampdoria mengajukan protes atas keputusan wasit yang menolak penalti setelah Ravanelli menyalip dengan cara yang dianggap melanggar. Protes tersebut tidak diindahkan oleh Gianluca Manganiello.
- Menit 15: Kartu kuning pertama diberikan kepada Lucchesi karena pelanggaran pada Esposito.
- Menit 29: Permintaan penalti ditolak, menambah kecurangan pada pihak blucerchiati.
- Menit 78: Thomassen dikeluarkan setelah melakukan protestasi keras terhadap keputusan wasit.
Setelah pertandingan, Lombardo melontarkan kritik tajam terhadap performa tim dan kualitas arbitrase. Ia menilai bahwa keputusan tidak konsisten, terutama terkait tidaknya penalti dan kartu merah yang dianggapnya tidak berdasar.
Dengan kemenangan ini, Monza menegaskan ambisinya untuk mengamankan gelar juara Serie B, sementara Sampdoria harus melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam sektor pertahanan dan penyelesaian peluang. Rekor kehadiran penonton juga menambah nilai historis pada laga ini, menunjukkan antusiasme tinggi publik terhadap duel kedua tim tradisional Italia.
Ke depan, Sampdoria dijadwalkan menghadapi Padova dalam pertandingan berikutnya, sedangkan Monza akan menantang tim papan atas lain dalam upaya mempertahankan posisi puncak klasemen.











