Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 29 Mei 2026 | San Antonio Spurs berhasil memaksa OKC Thunder untuk bermain di Game 7 setelah memenangkan Game 6 dengan skor 118-91. Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang seri, tetapi juga menunjukkan kelemahan OKC Thunder yang signifikan ketika menghadapi permainan fisik Spurs.
Shai Gilgeous-Alexander, pemain bintang OKC Thunder, mengalami kesulitan besar dalam menghadapi pertahanan Spurs. Ia hanya berhasil mencetak 37,9% dari lapangan dan 26,1% dari tiga poin. Selain itu, ia juga mencatat minus 28 poin dalam permainan, yang merupakan ketiga kalinya ia mencatat minus 15 poin atau lebih buruk dalam seri ini.
Spurs juga berhasil membatasi permainan Gilgeous-Alexander dengan pertahanan yang lebih baik. Mereka menggunakan double-team yang lebih hati-hati dan membiarkan pemain seperti Stephon Castle dan Dylan Harper untuk bermain satu lawan satu melawan Gilgeous-Alexander. Dengan panjang dan atletisisme pertahanan Spurs, serta kehadiran Victor Wembanyama di belakang, tembakan Gilgeous-Alexander menjadi semakin sulit.
Wembanyama sendiri memainkan peran besar dalam kemenangan Spurs. Ia mencatat tiga blok, 10 rebound, dan dua steal, yang membantu Spurs untuk mengontrol permainan. Ia juga berhasil memimpin Spurs untuk memenangkan permainan dengan selisih 27 poin, yang merupakan kemenangan terbesar dalam seri ini.
Kemenangan Spurs ini juga menunjukkan bahwa mereka memiliki kelemahan yang signifikan dalam menghadapi permainan fisik. Mereka harus berusaha lebih keras untuk mengatasi kelemahan ini jika ingin maju ke NBA Finals. Sementara itu, OKC Thunder harus mempersiapkan diri untuk menghadapi permainan fisik Spurs di Game 7.
Dalam beberapa hari ke depan, kita akan melihat apakah OKC Thunder dapat membalikkan keadaan dan memenangkan seri ini, atau apakah San Antonio Spurs akan berhasil maju ke NBA Finals. Satu hal yang pasti, Game 7 akan menjadi pertandingan yang sangat menarik dan ketat.











