Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 26 Mei 2026 | Tim nasional Spanyol baru-baru ini mengumumkan skuad mereka untuk Piala Dunia 2026, dan yang menarik adalah tidak ada pemain Real Madrid yang terpilih. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Spanyol di Piala Dunia, sejak tahun 1934, bahwa tidak ada pemain Real Madrid yang masuk dalam skuad.
Manajer Spanyol, Luis de la Fuente, memilih 26 pemain untuk skuadnya, termasuk delapan pemain dari Barcelona, dan beberapa pemain dari klub-klub lain seperti Atletico Madrid, Athletic Club, dan Real Sociedad. Namun, tidak ada pemain Real Madrid yang terpilih, termasuk Dean Huijsen, yang sebelumnya dipandang sebagai kandidat kuat untuk masuk dalam skuad.
Huijsen, yang bergabung dengan Real Madrid dari Bournemouth dengan biaya transfer sebesar £50 juta, mengalami musim yang buruk dan tidak konsisten, sehingga De la Fuente memutuskan untuk tidak memilihnya. Selain itu, pemain lain seperti Dani Carvajal, yang sebelumnya pernah menjadi kapten tim nasional Spanyol, juga tidak terpilih karena cedera dan performa yang buruk.
Keputusan De la Fuente untuk tidak memilih pemain Real Madrid telah menimbulkan banyak perdebatan dan spekulasi. Beberapa orang berpendapat bahwa keputusan ini adalah karena performa buruk Real Madrid di musim ini, sementara yang lain berpendapat bahwa De la Fuente memiliki rencana lain untuk tim nasional Spanyol.
Sementara itu, Real Madrid telah mengalami musim yang buruk, tanpa gelar juara di semua kompetisi. Ini telah menimbulkan banyak tekanan pada pelatih dan pemain, serta membuat fans kecewa. Dengan tidak adanya pemain Real Madrid di skuad Piala Dunia Spanyol, ini dapat menambah tekanan pada klub untuk meningkatkan performa dan memenangkan gelar juara di musim depan.
Di sisi lain, pemain seperti Kylian Mbappe, yang bergabung dengan Real Madrid dari Paris Saint-Germain, telah menunjukkan performa yang baik di musim ini. Mbappe telah mencetak banyak gol dan membantu Real Madrid untuk finis di posisi kedua di La Liga. Namun, meskipun performa yang baik, Mbappe juga telah mengalami tekanan dan kritik dari fans dan media, karena dianggap sebagai pemain yang mahal dan tidak konsisten.
Dalam beberapa hari terakhir, Mbappe telah menjadi subjek perdebatan dan kritik, dengan beberapa orang menganggapnya sebagai pemain yang overrated dan tidak sesuai dengan harapan. Namun, pelatih legendaris Real Madrid, Jorge Valdano, telah membela Mbappe dan mengatakan bahwa pemain tersebut telah menjadi korban ‘penyalahgunaan’ oleh media dan fans.
Valdano mengatakan bahwa Mbappe telah menunjukkan performa yang sangat baik di level internasional, termasuk saat membantu Prancis memenangkan Piala Dunia 2018. Valdano juga mengatakan bahwa Mbappe telah menjadi pemain yang sangat penting untuk Real Madrid, dan bahwa kritik terhadapnya adalah tidak adil.
Dalam kesimpulan, tidak adanya pemain Real Madrid di skuad Piala Dunia Spanyol telah menimbulkan banyak perdebatan dan spekulasi. Ini dapat menambah tekanan pada klub untuk meningkatkan performa dan memenangkan gelar juara di musim depan. Sementara itu, pemain seperti Kylian Mbappe telah menunjukkan performa yang baik, namun juga telah mengalami tekanan dan kritik dari fans dan media.











