Ekonomi

IHSG Kembali Menguat Setelah Mengalami Penurunan, Saham Dian Swastatika Sentosa Turun

×

IHSG Kembali Menguat Setelah Mengalami Penurunan, Saham Dian Swastatika Sentosa Turun

Share this article
IHSG Kembali Menguat Setelah Mengalami Penurunan, Saham Dian Swastatika Sentosa Turun
IHSG Kembali Menguat Setelah Mengalami Penurunan, Saham Dian Swastatika Sentosa Turun

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 22 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya kembali mengalami penguatan setelah beberapa hari sebelumnya mengalami penurunan. Pada penutupan perdagangan Jumat, IHSG ditutup menguat 1,10% ke posisi 6.162,04. Penguatan ini menjadi angin segar bagi pasar modal domestik setelah sebelumnya indeks sempat terpuruk hingga menyentuh level 5.966,86 pada awal perdagangan, yang merupakan titik terendah dalam lima tahun terakhir.

Aktivitas perdagangan saham juga terpantau cukup ramai. Volume transaksi tercatat mencapai 40,26 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp21,55 triliun. Sementara frekuensi perdagangan menyentuh 1.970.653 kali transaksi sepanjang hari.

Mayoritas saham bergerak di zona hijau pada sesi perdagangan kali ini. Sebanyak 449 saham tercatat menguat, sementara 251 saham melemah dan 118 saham stagnan. Meski berhasil bangkit pada akhir pekan, tekanan terhadap IHSG sepanjang tahun ini masih cukup dalam. Secara akumulatif, indeks saham Indonesia masih terkoreksi hingga 28,74% sepanjang 2026.

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) milik Grup Sinar Mas misalnya, turun 10,66% ke level Rp545 per saham. Pelemahan juga terjadi pada saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik konglomerat Low Tuck Kwong yang terkoreksi 4,53% menjadi Rp10.000 per saham. Selain itu, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) milik Prajogo Pangestu juga melemah 3,74% ke posisi Rp515 per saham.

Koreksi pada saham-saham energi ini menunjukkan sentimen pasar terhadap sektor tersebut masih belum sepenuhnya pulih. Pelaku pasar kini menanti arah kebijakan ekonomi global dan domestik yang diperkirakan akan menjadi penentu pergerakan IHSG dalam beberapa waktu ke depan. Penguatan pada akhir pekan ini dinilai menjadi sinyal positif, meski investor masih diminta tetap waspada terhadap volatilitas pasar yang tinggi.

IHSG juga terimbas pengumuman FTSE Russell terkait daftar saham yang berpotensi dihapus maupun diturunkan peringkatnya dari indeks. FTSE Russell sebelumnya mengumumkan daftar awal perubahan konstituen indeks akan dirilis pada 22 Mei 2026 setelah pukul 18.00 waktu AS bagian timur.

Di sisi lain, MSCI sebelumnya mengumumkan hasil MSCI Equity Indexes Review Mei 2026 dengan perubahan efektif pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026. Dalam rebalancing tersebut, terdapat 19 saham Indonesia yang dikeluarkan dari indeks MSCI, termasuk saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

Kesimpulan, IHSG kembali mengalami penguatan setelah beberapa hari sebelumnya mengalami penurunan. Saham Dian Swastatika Sentosa turun 10,66% ke level Rp545 per saham. Penguatan IHSG ini menjadi angin segar bagi pasar modal domestik, namun investor masih diminta tetap waspada terhadap volatilitas pasar yang tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *